BPBD Bojonegoro Gelar Edukasi Bencana di Pelajar Al Azmi Bojonegoro

BPBD Bojonegoro Gelar Edukasi Bencana di Pelajar Al Azmi Bojonegoro

Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Tim Publikasi Informasi Publik

09 Maret 2026 2 min baca 0 kali
BPBD Bojonegoro Gelar Edukasi Bencana di Pelajar Al Azmi Bojonegoro
BPBD Bojonegoro Gelar Edukasi Bencana di Pelajar Al Azmi Bojonegoro

BPBD Bojonegoro, Pada hari Senin Tanggal 9 Maret 2026 lalu Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro menggelar kegiatan kegiatan Edukasi tentang Penanggulangan Bencana di Lembaga Pendidikan MI Modern El Azmi, Jl. Pemuda  56 Bojonegoro. 

Ahmad Nur Faisal dari Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan (PK) BPBD Kabupaten Bojonegoro dihadapan puluhan pelajar Madrasah Ibtidaiyah (MI) Modern El Azmi Bojonegoro mengenalkan karakteristik wilayah Bojonegoro dan ancaman -ancaman bencana di Kabupaten Bojonegoro mulai banjir, angin kencang, kekeringan dan longsor selain itu ancaman lainnya adalah kejadian tenggelam baik di sungai ataupun embung. 

Mengenal bencana penting agar kita lebih siap, lebih aman, dan dapat mengurangi dampak buruk yang ditimbulkan oleh bencana.

  • Agar bisa bersiap dan mengurangi risiko Jika kita mengenal jenis-jenis bencana (seperti gempa bumi, banjir, atau letusan gunung), kita bisa mengetahui cara bersiap sebelum bencana terjadi dan melindungi diri.

  • Menyelamatkan diri dan orang lain 
    Pengetahuan tentang bencana membantu kita tahu apa yang harus dilakukan saat bencana terjadi, sehingga dapat menyelamatkan diri sendiri dan membantu orang lain.

  • Mengurangi kerugian dan korban 
    Dengan memahami bencana, masyarakat dapat membuat perencanaan yang lebih baik, seperti jalur evakuasi, bangunan yang lebih aman, dan tempat pengungsian.

  • Meningkatkan kewaspadaan masyarakat 
    Orang yang mengenal bencana akan lebih waspada terhadap tanda-tanda alam, sehingga tidak mudah panik dan dapat bertindak dengan tepat.

  • Membantu pemulihan setelah bencana 
    Pengetahuan tentang bencana juga membantu masyarakat mengetahui cara bangkit kembali dan menata kehidupan setelah bencana