El Nino Datang Apa Yang Harus Dilakukan!

El Nino Datang Apa Yang Harus Dilakukan!

Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Tim Publikasi Informasi Publik

15 Juni 2026 2 min baca 0 kali
El Nino Datang Apa Yang Harus Dilakukan!
El Nino Datang Apa Yang Harus Dilakukan!

BPBD Bojonegoro, Hay sobat tangguh yuk kita kenalan dengan Istilah El Nino. Kira-kira apa ya El Nino itu. Pada kesempatan ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro akan sedikit mengupas tentang El Nino. El Nino adalah Fenomena pemanasan suhu permukaan laut di Samudera Pasifik bagian tengah dan timur yang berdampak pada perubahan pola iklim global. Di Indonesia EL Nino umumnya menyebabkan berkurangnya curah hujan, sehingga musim kemarau menjadi lebih panjang dan kering. Sebagaimana Prediksi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) . Menurut perhitungan awal Juni, El Nino diprediksi akan bertahan hingga awal 2027 dengan peluang intensitas mencapai kategori Moderat hingga kuat.

BMKG memprediksi bahwa musim kemarau tahun ini datang lebih cepat di sebagian besar wilayah Indonesiaden dengan puncak kemarau terjadi secara bertahap pada Juli sampai dengan September. dengan durasi yang lebih panjang dan dengan curah hujan yang lebih sedikit dibanding normalnya.  Masyarakat dihimbau untuk melakukan langkah antisipasi sejak dini terutama di daerah rawan kekeringan. 

Lalu apa yang bisa kita lakukan dtengah ancaman EL Nino ini, bak pepatah berkata sedia payung sebelum hujan. Antisipasi yang bisa kita lakukan yakni antara lain 

  1. Hemat air sekarang juga, gunakan air secara bijak dan efisien untuk keperluan sehari-haru
  2. Panen air hujan, selagi masih ada hujan turun tampung air dalam tandon atau embung untuk cadangan di puncak kemarau
  3. Stop pembakaran lahan, jangan membuka lahan dengan membakar sekecil apapun apinya bisa menjadi ancaman bencana yang lebih besar di musim kekering
  4. Jaga kesehatan, gunakan masker jika polusi debu meningkat dan pastikan asupan air putih tercukupi di cuaca panas ekstrem

Disisi lain pemerintah juga akan melakukan beberapa upaya  khususnya menghadapi potensi ancaman kebakaran hutan dan lahan . Beberapa skenario yang telah disiapkan Pemerintah melalui Kementerian Kehutanan bekerjasama dengan BMKG dan BNPB dan Kementerian Lingkungan Hidup  melakuka berbagai langkah pencegahan . Salah satunya dengan pembasahan kembali lahan gambut menggunakan teknologi Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Upaya ini dilakukan dengan menyemai awan menggunakan bahan tertentu agar menghasilkan hujan.OMC ini bertujuan untuk menjaga kelembapan lahan gambut sehingga potensi kebakaran  bisa dikurangi.