Tim Verifikasi Arsip Datangi BPBD Bojonegoro

Tim Verifikasi Arsip Datangi BPBD Bojonegoro

Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Tim Publikasi Informasi Publik

23 Juni 2026 2 min baca 0 kali
Tim Verifikasi Arsip Datangi BPBD Bojonegoro
Tim Verifikasi Arsip Datangi BPBD Bojonegoro

BPBD Bojonegoro, Dalam rangka mewujudkan tata kelola kearsipan yang sesuai dengan peraturan  yakni mewujudkan tata kelola arsip yang baru bergeser dari sistem konvensional menuju transformasi digital yang berpedoman pada 4 pilar kearsipan: Tata Naskah Dinas, Klasifikasi Arsip, Jadwal Retensi Arsip (JRA), dan Sistem Klasifikasi Keamanan . Sistem ini mengutamakan efisiensi pencarian, keamanan data, dan pemusnahan arsip secara berkala. Rabu (23/6) kemarin 4 orang dari Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Bojonegoro melakukan verifikasi terhadap tata kelola kearsipan di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro.

Rombongan diterima langsung oleh Sekretaria Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Bapak Mu'amar Far'at, S.STP. atas nama BPBD Bojonegoro menyampaikan selamat datang dan dalam kesempatan ini diharapkan menjadi momentum berbagi pengalaman khususnya dalam bidang tata kelola kearsipan. Dijelaskan kendala saat ini adalah BPBD terbatas dan belum memiliki ruangan arsip yang representatif. Maka diharapkan adanya saran dan masukan dari tim verifikasi tata kelola arsip, bagaimana mengelola kearsipan dengan kondisi ruangan yang demikian terbatas.

Ibu Umi salah satu Kepala Bidang Kearsipan yang turut serta mendampingi menyampaikan bahwa kegiatan verifikasi lapangan ini adalah untuk memastikan verifikasi data dukung kearsipan di BPBD Kabupaten Bojonegoro. berdasarkan hasil inputing yang telah dilakukan oleh BPBD saat ini nilai di angka 63. dan nanti setelah dilakukan verifikasi diharapkan terdapat beberapa poin yang bisa dinaikkan sehingga nila akan naik dari sebelumnya.  Verifikasi ini adalah bentuk tata kelola arsip yang akan lebih baik menuju kearsipan digital yang berbasis teknologi informasi.