Bojonegoro – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro menjadi narasumber utama dalam kegiatan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Desa Tangguh Bencana (DESTANA) yang dilaksanakan pada Sabtu–Minggu, 27–28 Desember 2025. Kegiatan ini berlangsung di GOR Dolokgede, Kecamatan Tambakrejo, dan diikuti sekitar 70 relawan.

Pelatihan tersebut melibatkan lima desa, yakni Desa Dolokgede, Bandungrejo, Pelem, Ngasem, dan Kaliombo, serta ditambah partisipasi relawan ambulans. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan masyarakat desa dalam menghadapi berbagai potensi bencana alam maupun non-alam.

Pada hari pertama, Sabtu (27/12/2025), kegiatan diawali dengan penyampaian materi di dalam ruangan. BPBD Bojonegoro menyampaikan sejumlah materi terkait kebencanaan, meliputi pengenalan jenis-jenis bencana, upaya mitigasi, kesiapsiagaan, serta peran relawan desa dalam penanggulangan bencana ada pula materi tentang Water Rescue dan MFR (Medical First Responder). Selain BPBD, hadir pula pemateri dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) serta Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro melalui Puskesmas Tambakrejo, yang memberikan materi terkait penanganan kebakaran dan pertolongan pertama pada kondisi darurat.

Memasuki hari kedua, Minggu (28/12/2025), pelatihan dilanjutkan dengan kegiatan simulasi bencana alam dan kebakaran yang dilaksanakan di halaman GOR Dolokgede. Simulasi ini dirancang untuk memberikan pengalaman langsung kepada para relawan dalam menghadapi situasi darurat, mulai dari proses evakuasi hingga koordinasi antar unsur terkait.

Simulasi tersebut disaksikan langsung oleh Bupati Bojonegoro, Bapak H. Setyo Wahono, yang memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini sebagai upaya memperkuat ketangguhan desa terhadap bencana. Turut hadir pula Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Bojonegoro, Bapak Heru Wicaksi, S.STP., M.M., serta pimpinan dari Ademos Indonesia selaku penggagas kegiatan dan Kepala PEPC Zona 12 JTB.

Melalui kegiatan Pelatihan Peningkatan Kapasitas DESTANA ini, diharapkan para relawan dan masyarakat desa semakin siap, sigap, dan tangguh dalam menghadapi potensi bencana, serta mampu meminimalkan risiko dan dampak yang ditimbulkan.


By Admin
Dibuat tanggal 31-12-2025
30 Dilihat
Bagaimana Tanggapan Anda?
Sangat Puas
50 %
Puas
17 %
Cukup Puas
17 %
Tidak Puas
17 %