Bojonegoro – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro mencatat ratusan kejadian kebencanaan sepanjang tahun 2025. Berbagai bencana hidrometeorologi, kecelakaan air, hingga kebakaran terjadi di sejumlah wilayah dan ditangani melalui upaya assessment, evakuasi, serta penyaluran bantuan.
Sepanjang 2025, BPBD menangani 107 kejadian evakuasi pohon tumbang dan rumah roboh. Dampaknya, 159 rumah mengalami rusak ringan, 21 rusak sedang, 24 rusak berat, serta 11 bangunan non-rumah terdampak. Selain itu, tercatat 84 kejadian tanah longsor yang tersebar di titik tebing, jalan, dan jembatan, dengan 20 rumah warga terdampak.
Bencana banjir masih mendominasi dengan 55 kejadian banjir luapan sungai, 12 banjir genangan, dan 6 banjir bandang. BPBD juga melaksanakan 21 kegiatan SAR kecelakaan air yang meliputi operasi pencarian, evakuasi, dan assessment, dengan total korban sebanyak 22 orang.
Pada musim kemarau, BPBD menyalurkan air bersih melalui 656 kali pengiriman ke 11 desa, sekolah, tempat ibadah, dan fasilitas umum. Selain itu, santunan uang tunai diberikan kepada 55 korban bencana, disertai bantuan material berupa sesek, bronjong, dan batu belah untuk penanganan darurat.
Tak hanya itu, BPBD Bojonegoro juga menangani 33 kejadian kebakaran rumah serta 9 kebakaran lahan dan hutan sepanjang tahun 2025. BPBD menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan, mitigasi, dan koordinasi lintas sektor guna mengurangi risiko bencana di Kabupaten Bojonegoro.
|
|
|
|
|
Sangat Puas
50 % |
Puas
17 % |
Cukup Puas
17 % |
Tidak Puas
17 % |