Bojonegoro — Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai angin kencang melanda sebagian wilayah Kabupaten Bojonegoro pada Kamis, 08 Januari 2026. Peristiwa cuaca ekstrem tersebut mengakibatkan sejumlah wilayah terdampak banjir genangan, banjir luapan sungai, banjir bandang, serta kerusakan bangunan akibat angin kencang di beberapa kecamatan.
Di Kecamatan Bojonegoro, banjir genangan terjadi di Kelurahan Kauman dan Kelurahan Sumbang. Jalan Panglima Sudirman di Kelurahan Kauman tergenang air sepanjang kurang lebih 500 meter dengan ketinggian 20–35 cm. Sementara itu, Jalan Pattimura di Kelurahan Sumbang tergenang sepanjang ±700 meter dengan ketinggian air 20–40 cm. Untuk percepatan penanganan, dilakukan aktivasi pompa portable bekerja sama dengan PU SDA.
Sementara itu, banjir luapan sungai melanda Kecamatan Dander, tepatnya di Desa Sendangharjo. Sebanyak 139 KK terdampak dengan ketinggian genangan air di rumah warga mencapai ±50 cm hingga 1 meter. Jalan lingkungan sepanjang 1 kilometer turut tergenang dengan ketinggian air sekitar 1 meter. Selain itu, satu fasilitas umum berupa mushola terdampak, serta terjadi longsor jalan lingkungan dengan dimensi panjang 4 meter, lebar 1,5 meter, dan kedalaman 1 meter. Di Desa Ngumpakdalem, genangan air setinggi 10 cm juga menutup Jalan Raya Dander sepanjang 20 meter.
Masih di Kecamatan Dander, banjir bandang terjadi di Desa Ngunut. Jalan Raya Khayangan Api tergenang air setinggi 1 meter sepanjang 50 meter. Selain itu, 31 warung di kawasan wisata Grogowland mengalami kerusakan, serta 6 rumah warga turut tergenang air.
Dampak angin kencang juga dilaporkan di beberapa kecamatan. Di Kecamatan Ngraho, tepatnya Desa Luwihaji, tercatat satu rumah mengalami rusak berat, satu rumah rusak sedang, dan satu tempat usaha rusak sedang.
Di Kecamatan Tambakrejo, Desa Jatimulyo mengalami kerusakan cukup parah dengan satu bangunan rumah rusak rata dengan tanah, lima bangunan rusak berat, tujuh bangunan dengan atap rusak sedang, dan 19 bangunan dengan atap rusak ringan. Sementara di Desa Ngrancang, tiga rumah roboh rata dengan tanah, empat bangunan rusak berat, tiga bangunan rusak sedang, serta lima bangunan mengalami kerusakan ringan pada atap.
Adapun di Kecamatan Trucuk, Desa Guyangan, satu rumah mengalami rusak sedang akibat tertimpa pohon, dan satu rumah lainnya mengalami rusak ringan pada bagian depan.
Menanggapi kejadian tersebut, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bojonegoro, Bapak Heru Wicaksi, S.STP., M.M., mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi.
“Kami mengimbau seluruh masyarakat Kabupaten Bojonegoro untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap cuaca ekstrem, khususnya saat terjadi hujan dengan intensitas deras yang disertai angin kencang. Apabila terjadi kondisi darurat atau bencana, segera laporkan kepada BPBD Bojonegoro agar dapat ditangani secepat mungkin,” tegasnya.
BPBD Kabupaten Bojonegoro juga meminta masyarakat untuk tidak ragu melaporkan kejadian bencana melalui Call Center BPBD Bojonegoro di WhatsApp 0811-3356-444, guna percepatan penanganan dan mitigasi dampak bencana.
|
|
|
|
|
Sangat Puas
50 % |
Puas
17 % |
Cukup Puas
17 % |
Tidak Puas
17 % |