BPBD Bojonegoro, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kelurahan Ledokwetan Kecamatan Bojonegoro berbeda dari biasanya dan berbeda dari sekolah lainnya. Ya....di SDN Ledokwetan Bojonegoro MPLS diisi dengan mengenal bencana di Kabupaten Bojonegoro. Seperti hari ini, Selasa (14/7) MPLS dilingkungan SDN Ledokwetan malah bersama BPBD dan Agen Bencana Provinsi mengenali resiko bencana di Kabupaten Bojonegoro.

Arif Hendrianto salah satu Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Bojonegoro selaku narasumber mengenalkan beberapa ancaman bencana di Kabupaten Bojonegoro antara lain banjir, angin kencang, longsor, kekeringan dan kegagalan industri. Banjir menjadi salah satu bencana yang rutin terjadi di musim penghujan baik karena curah hujan tinggi di Kabupaten Bojonegoro atau kiriman banjir dari daerah hulu Sungai Bengawan Solo.Bojonegoro dilalui oleh Sungai terpanjang di pulau jawa mulai dari Kecamatan Margomulyo sampai dengan Kecamatan Baureno. Ini bisa menjadi ancaman namun juga berkah karena ada sektor sektor yang bergantung dari sungai bengawan solo mulai irigasi pertanian dan bahan baku pembuatan batu bata. 

Kepala Sekolah SDN Ledokwetan Kelurahan Bojonegoro Rini Susilowati menyampaikan keputusan melibatkan BPBD dalam MPLS ini adalah untuk memberikan edukasi kepada peserta didik tentang bencana di Kabupaten Bojonegoro. Terlebih lagi wilayahnya juga berdekatan dengan Sungai Bengawan Solo dan termasuk wilayah yang potensial terhadap ancaman banjir. Dengan mengenali maka anak didik diharapkan akan memiliki kepekaan dan tau harus melakukan apa setidaknya adalah tidak melakukan suatu aktifitas yang dapat menimbulkan ancaman. Dirinya menyampaikan ucapan terima kasih karena BPBD mau mendukung kegiatan MPLS ini. Acara ini diikuti oleh siswa dan siswi baru.


By Admin
Dibuat tanggal 14-07-2026
0 Dilihat
Bagaimana Tanggapan Anda?
Sangat Puas
50 %
Puas
17 %
Cukup Puas
17 %
Tidak Puas
17 %