BPBD Bojonegoro, Salam Tangguh Salam Kemanusiaan. Apa kabar sobat tangguh, saat ini memang kita masih musim kemarau. Namun tak ada salahnya jika kita belajar tentang peringatan dini cuaca ekstrem.
Sebagaimana informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tuban pada acara diskusi yang digelar di Ruang Pertemuan lantai 7 Gedung Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Kamis (16/7) kemarin pagi. Kita sering mengenal cuaca ektrem? lalu apa yang dimaksud dengan cuaca ekstrem. Cuaca Ekstrem bisa dijelaskan sebagai kejadian fenomena alam yang ditandai oleh kondisi curah hujan, arah dan kecepatan angin, suhu udara, kelembaban udara, dan jarak pandang yang dapat mengakibatkan kerugian terutama keselamatan jiwa dan harta. Lalu kita juga sering mendengar istilah peringatan dini. peringatan dini dijelaskan sebagai Informasi bersifat segera yang berisikan analisis potensi terjadinya kondisi Cuaca Ekstrem pada daerah terdampak.
Peringatan dini terbagi dua yakni umum dan peringatan dini berbasisi resiko. peringatan dini umum adalah informasi cuaca ekstrem meliputi: hujan lebat, angin kencang, puting beliung, hujan es, jarak pandang ekstrem, kebakaran hutan, hingga siklon tropis. Berfungsi sebagai panduan dasar potensi bencana.Sedangkan peringatan dini berbasis resiko adalah Peringatan dini yang tidak hanya menginformasikan kondisi fisik cuaca, melainkan menyajikan informasi potensi dampak risiko serta rekomendasi respon tindakan nyata yang harus dilakukan.Penyusunan peringatan dini wajib mempertimbangkan gejala fisis dan dinamika atmosfer secara real-time yang bersumber dari infrastruktur observasi mutakhir yakni pengamatan permukaan dan udara atas, pengamatan radar dan satelit cuaca serta pemodelan cuaca numerik.
Masa berlaku peringatan dini terbagi dalam tiga nowcasting (1s/d 3 jam kedepan) informasi peringatan dini sesaat yang dirilisseketika apabila terdeteksi potensi cuaca ekstrem di level kecamatan. Jangka pendek (1 s/d 2 hari kedepan) penyediaan informasi berbasis prakiraan wilayah kabupaten/kota untuk persiapan dini para stakeholder terkait. Jangka menengah (1 minggu ke depan) yakni prakiraan cuaca ekstrem mingguan nasional serta peringatan dini khusus kebakaran hutan (Karhutla) cakupan domestik hingga wilayah ASEAN.
|
|
|
|
|
Sangat Puas
50 % |
Puas
17 % |
Cukup Puas
17 % |
Tidak Puas
17 % |