BPBD Bojonegoro, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Timur, yang diwakili oleh Dadang Iqwandy dalam rapat tindaklanjut advokasi Tim Pesantren Tangguh Bencana Kabupaten/Kota pada hari kamis (16/7) kemarin menyampaikan bahwa 5.930 pondok pesantren dan 3.654 sekolah berada di zona rawan bencana kategori tinggi. 

Dadang Iqwandy menyampaikan dari sekitar 7.426 pondok pesantren yang tersebar di 38 Kabupaten/Kota di Jawa Timur terdapat 5.930 ponpes berada di zona rawan Bencana kategori tinggi, 951 masuk di zona Bencana kategori sedang. BPBD Provinsi Jatim  telah Menyusun secara spasial setiap koordinat ponpes yang masuk Bencana kategori tinggi.sedangkan 3.654 sekolah juga masuk kawasan resiko tinggi bencana. Dalam kesempatan ini Dadang menjelaskan bahwa konsep Pesantren Tangguh Bencana (Pestana) saat ini masih mengadopsi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) mulai dari Fasilitas, manajemen dan Pendidikan, pencegahan dan pengurangan resiko Bencana. BPBD Provinsi Jawa Timur dalam setahun baru adalah membentuk 20 SPAB yang diberikan hibah mulai titik kumpul, jalur evakuasi dan rencana tahun 2026 adalah memberikan APAR. 


By Admin
Dibuat tanggal 17-07-2026
0 Dilihat
Bagaimana Tanggapan Anda?
Sangat Puas
50 %
Puas
17 %
Cukup Puas
17 %
Tidak Puas
17 %