BPBD Bojonegoro, Hay Sobat Tangguh, acapkali kita mendengar istilah penanggulangan Bencana. Nah hari ini kita akan sedikit membuka pemahaman kita. Direktorat Kesiapsiagaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dalam Forum Group Discussion (FGD) yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Kamis (16/7) kemarin di Ruang Pertemuan lantai 7 Pemkab Bojonegoro.
Tujuan penanggulangan bencana adalah memberikan perlindungan kepada masyarakat dari ancaman bencana, menyelaraskan peraturan perundang-undangan yang sudah ada, menjamin terselenggaranya penanggulangan bencana secara terencana, terpadu, terkoordinasi, dan menyeluruh. Menghargai budaya lokal, membangun partisipasi dan kemitraan publik serta swasta, mendorong semangat gotong royong, kesetiakawanan dan kedermawanan dan menciptakan perdamaian dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.
Dalam penanganan bencana adalah dengan mengedepankan kolaborasi pentahelix yang terdiri dari pemerintah yang memiliki tugas melindungi sekaligus sebagai fasilitator dan enabler kepada semua stakeholder yang terlibat dalam perencanaan, pelaksanaan, pemantauan dalam pemberdayaan pelaku penanggulangan bencana. Akademisi dalam hal ini terdiri dari unsur mahasiswa, dosen, peneliti dari berbagai perguruan tinggi. Dunia Usaha antara lain BUMN dengan memberi dukungan CSR dan Personil yang berkolaborasi dengan universitas. Media sebagai saluran sosialisasi/penyebarluasan informasi sekaligus sarana edukasi berbasis media. Serta masyarakat sebagai komunitas yang mewadahi menjembatani unsur-unsur kesamaan dan pola pikir sehingga memudahkan sinergi, berbagai komponen dan menyampaikan aspirasi, dan secara luas masyarakat adalah konsumen sekaligus sebagai penyedia sumber daya manusia.
Kesiapsiagaan menjadi titik penting dalam penanganan bencana, kesiapsiagaan adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan untuk mengantisipaso bencana melalui pengorganisasian serta melalui langkah yang tepat guna dan berdaya guna. Siklus kesiapsiagaan terdiri dari perencanaan, pengorganisasian dan penyediaan sumberdaya, pelatihan dan latihan, evaluasi dan terakhir adalah tindakan perbaikan.
|
|
|
|
|
Sangat Puas
50 % |
Puas
17 % |
Cukup Puas
17 % |
Tidak Puas
17 % |