BPBD Bojonegoro, Kolaborasi antara kalangan akademisi dan pemerintah daerah menjadi langkah strategis untuk menghadirkan solusi berbasis ilmu pengetahuan. Hal ini seperti yang terjadi pada hari ini, Jum'at (24/7) pagi tadi. Kita dapat menyaksikan sinergi antara BPBD Bojonegoro dan salah satu kampus ternama di Kabupaten Bojonegoro yakni Universitas Bojonegoro (Unigoro).

Sinergi ini juga diperkuat melalui kegiatan akademik, seperti kuliah praktisi dan pembekalan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa dibekali pemahaman mengenai analisis potensi desa, mitigasi bencana, serta strategi adaptasi terhadap kekeringan sebelum diterjunkan ke wilayah-wilayah yang rawan mengalami krisis air. Kepala Bidangi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bojonegoro, Ristony Eka Putra  menegaskan bahwa penanganan bencana kekeringan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, dunia usaha, media, dan masyarakat agar upaya mitigasi berjalan lebih efektif

Melalui kolaborasi yang berkelanjutan, Unigoro dan BPBD berharap mampu meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi ancaman kekeringan. Selain penanganan saat bencana terjadi, kedua institusi juga menekankan pentingnya langkah-langkah pencegahan dan adaptasi agar masyarakat memiliki ketahanan yang lebih baik terhadap perubahan iklim dan musim kemarau yang semakin panjang.


By Admin
Dibuat tanggal 24-07-2026
0 Dilihat
Bagaimana Tanggapan Anda?
Sangat Puas
50 %
Puas
17 %
Cukup Puas
17 %
Tidak Puas
17 %