BPBD Bojonegoro, Bencana adalah urusan bersama, dengan mengusung semangat inilah Pemerintah Kabupaten Bojonegoro melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengintensifkan pembentukan Desa Tangguh Bencana (Destana) Seperti hari ini Tanggal 6 Juli 2026.  Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan (PK) BPBD Bojonegoro, Bapak Tulus Widodo, SH menyampaikan bahwa tujuan pembentukan Destana antara lain Meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana.Mengurangi risiko dan dampak bencana melalui upaya pencegahan, mitigasi, dan kesiapsiagaan. Sekaligus Meningkatkan kapasitas masyarakat dan pemerintah desa dalam mengelola risiko bencana.

Dijelaskan bahwa pada sepekan kedepan dengan dampingan dari Fasilitator yakni Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB) Provinsi Jawa Timur 5 Desa di Kecamatan Kepohbaru akan menjadi sasaran dan lokasi pembentukan Destana. 5 Desa tersebut, lanjut Tulus Widodo yakni Desa Pohwates, Sumberoto, Balongdowo, Turigede dan Desa Bayemgede. Tak hanya mendapatkan pemahaman, namun seluruh peserta yang terdiri dari pemerintah desa, linmas, Ketua RT, RW, guru, bidan, karang taruna akan terlibat langsung dalam identifikasi ancaman bencana diwilayah masing-masing. Identifikasi kebutuhan, penentuan titik evakuasi hingga menyusun dokumen ditingkat desa tentang kebencanaan. Bahkan ada sesi praktek bagaimana pertolongan kepada korban bencana. 

 


By Admin
Dibuat tanggal 06-07-2026
10 Dilihat
Bagaimana Tanggapan Anda?
Sangat Puas
50 %
Puas
17 %
Cukup Puas
17 %
Tidak Puas
17 %