BPBD Bojonegoro, Di Bulan Agustus ini lima desa di Kecamatan Kedungadem menjadi lokasi pembentukan Desa Tangguh Bencana di Kabupaten Bojonegoro. Seperti hari ini, Senin Tanggal 10 Agustus 2026 dilaksanakan pembukaan sosialisasi. Acara dibuka oleh Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, Bapak Mu'amar Far'at, S.STP, Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian Ibu Ginuk Karniati, Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, Bapak Tulus Widodo. Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi Bapak Aris Dzulkifli dan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik, Bapak Ristony Eka Putra, S.Sos.

Lima desa di Kecamatan Kedungadem yang menjadi lokasi sosialisasi pembentukan Desa Tangguh Bencana adalah Desa Babad, Desa Kepohkidul, Desa Geger, Desa Duwel dan Desa Pejok Kecamatan Kedungadem.

Tujuan pembentukan Desa Tangguh Bencana (Destana) adalah meningkatkan kemampuan masyarakat desa dalam menghadapi dan mengurangi risiko bencana, sehingga masyarakat dapat lebih siap, tanggap, dan mampu pulih setelah terjadi bencana.Secara umum, tujuannya adalah Meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana, Mengurangi risiko dan dampak bencana. Meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mitigasi, evakuasi, dan penanganan bencana. Mendorong masyarakat agar mandiri dan tangguh dalam menghadapi bencana. Memperkuat kerja sama antara masyarakat, pemerintah desa, dan pihak terkait dalam penanggulangan bencana.


By Admin
Dibuat tanggal 10-08-2026
0 Dilihat
Bagaimana Tanggapan Anda?
Sangat Puas
50 %
Puas
17 %
Cukup Puas
17 %
Tidak Puas
17 %